Jumat, 18 Desember 2015

PERSPEKTIF



PERSPEKTIF
Perspektif menurut KBBI cara melukiskan suatu benda pada permukaan yang mendatar sebagaimana yang terlihat oleh mata dengan tiga dimensi (panjang, lebar, dan tingginya) sudut pandang, pandangan. Lalu, bagaimana perspektif kepada bukan benda contohnya seperti manusia?. Menurut saya Perspektif adalah sudut pandang atau pandangan dalam melukiskan atau menggambarkan karakter dalam berbagai sudut atau segi karakter manusia maupun benda. Namun kebanyakan perspektif manusia dengan manusia lain hanya melihat dari satu sudut saja. Dan kebanyakan orang perspektifnya hanya melihat dari sudut penampilan saja. Bukankah begitu?
Penampilan memang diperlukan. Penampilan terkadang juga menggambarkan karakter orang tersebut. Namun apakah penampilan selalu mencerminkan kepribadian?. Menurutku tidak. Terkadang sampul memang menipu. Sampul berkilau belum tentu dalamnya juga ikut berkilau. Sampul yang kadang terlihat kumuh belum tentu kotor juga isinya. Tapi kenapa semua orang memandangnya seperti itu?. Mungkin jika orang membaca tulisan ini, orang itu pasti berkilah dirinya tidak pernah memandang orang dari sampulnya saja. Apakah yakin anda seperti itu?. Anda selalu berkilah tidak pernah memandang orang dari sampulnya. Ketika anda dihadapkan pada sampul yang menurut perspektif orang banyak itu tidak baik, apakah anda masih bisa menganggap orang yang bersampul itu tidak baik juga?.  Pasti jawabannya iya. Sebab kebanyakan orang akan menganggap tidak baik meski kenyataannya baik akan tetap selalu dianggap tidak baik pula. Karena kebanyakan orang berperspektif pada satu sudut pandang saja. Sedangkan sudut pandang lainnya yang berupa kebaikan pasti akan ditinggalkan.

Sabtu, 28 November 2015

LEGOWO



LEGOWO
Legowo? Dalam kamus besar bahasa Indonesia sering disebut lapang dada. Sedangkan orang jawa bilang legowo memilki makna menerima kekalahan, ketidakmampuan, berbesar hati dan iklhas menerima keadaan ataupun sesuatu yang sudah hilang. Banyak orang tua jawa mengatakan setiap masalah dan kehilangan harus legowo. Dengan menciptakan sikap legowo kita harus sabar,apabila kita sudah legowo maka akan tercipta keikhlasan. Jika disederahanakan legowo dapat diartikan sebagai sikap menerima kekalahan dengan berjiwa besar.
Setiap manusia tidak pernah lepas dari masalah dan kehilangan. Karena masalah adalah bunga dari hidup yang indah nanti nya. Masalah diciptakan Tuhan untuk menguji Hamba-Nya, seberapa kuat dan tabah hamba tersebut menghadapi masalah. Kedewasaan seseorang bisa dilihat dari mana dia menghadapi masalah. Masalah dapat kita ibaratkan sebuah cucian kotor. Sudah dicuci pasti ada saja yang kotor. Tetapi apakah kita mampu terus mencuci cucian kotor itu, jika sudah dicuci ada yang kotor lagi?. Mungkin kita masih sanggup untuk mencuci sedikit cucian kotor itu. Jika kita tidak mau mencuci cucian kotor itu akan semakin menumpuk. Ya, kalau tidak menginginkan mencuci cucian kotor itu jangan memakai pakaian agar tidak kotor. Tetapi apakah mungkin kita tidak memakainya?. Kita akan tetap selalu memakainya, sebab itu adalah kebutuhan kita agar kita tidak malu dan tidak akan ada orang lain yang bisa melihat tubuh kita. Jika kita tidak memakainya maka kita disebut gila.

Minggu, 14 Juni 2015

BEDA TETAPI SAMA




BEDA TETAPI SAMA
                Tahun baru tidak lupa dengan ajaran baru. Banyak instansi pendidikan mengeluarkan peserta didik dan merekrut peserta didik baru pula. Begitu juga dengan instansi pendidikan seperti perguruan tinggi yang banyak mengeluarkan sarjana dan merekrut calon-calon sarjana, calon penerus bangsa. Seperti halnya universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang terletak di sebelah utara pulau jawa. UTM memerlukan  mahasiswa baru pula. Pada tahun ini pula UTM merekrut kira-kira 3.250 mahasiswa jalur SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri. Jumlah pendaftar sendiri kurang lebih 12.000 dari peserta SNMPTN di berbagai daerah.
 ”jumlah mahasiswa yang di ambil tahun ini kira-kira kurang lebih 3.250 dari 3 jalur pendaftaran.” Kata Bapak Kusman sebagai bagian Akademik BAAKPSI UTM.
            Jumlah calon mahasiswa baru ini berasal dari berbagai macam daerah. Berbagai macam agama, berbagai macam kebudayaan yang akan melebur menjadi satu di Universitas Trunojoyo Madura dan akan menyelesaikan pendidikan kurang lebih empat tahun lamanya. Mereka akan bersama-sama membangun UTM yang lebih baik dan akan bersama-sama menyelesaikan pendidikan. Melebur menjadi satu tanpa adanya perbedaan ras,suku,agama,kebudayaan, dan lain-lain.
Sebut saja Mannen Juara Ganda Siahan asal Medan,Sumatra Utara yang mengambil jurusan Teknik Elektro semester 4.  Awal mula masuk di UTM dia merasa takut dengan adat istiadat carok yang biasa di lakukan oleh masyarakat Madura. Namun setelah dijalani dia merasa biasa saja dan sama seperti apa yang ada di Sumatra utara. Menurut Mannen Juara Ganda Siahan sendiri masyarakat lokal Madura cukup baik dan ramah. Berbeda dengan apa yang di bilang oleh orang luar tentang Madura. Mannen Juara Ganda sendiri beragama Kristen. Sedangkan sebagian mahasiswa UTM beragama islam. Namun tidak ada batasan antara Mannen Juara Ganda dan mahasiswa lainnya untuk belajar dan memiliki satu tujuan yang sama, yaitu membangun UTM yang lebih baik dan maju.
Madura memang di kenal dengan caroknya. Banyak masyarakat luar beranggapan dari sisi negatifnya saja tentang Madura. Sehingga banyak masyarakat luar takut akan tinggal maupun singgah di sini. Namun faktanya banyak masyarakatnya pendatang dan berasal dari luar pulau Madura sendiri. Bahkan dari mereka ada yang sampai menikah dan mempunyai anak. Mereka hidup berdampingan tanpa adanya konflik dan deskriminasi. Mereka saling menghargai dan menghormati satu sama yang lainnya.
Bukankah perbedaan itu indah? Seperti apa yang dikatakan Mannen Juara Ganda bahwa perbedaanlah yang  membuat indah. ”disitulah saat di Madura letak perbedaan yang indah” ujar Mannen Juara Ganda. Perbedaanlah yang menyatukan. Perbedaan yang membuat kita tau apa makna dari menghargai. Perbedaan bukanlah penghalang untuk kita saling membunuh, namun dengan perbedaan yang menjadikan kekuatan bagi kita untuk berjalan berdampingan. Dengan perbedaan kita mengetahui apa yang tidak kita ketahui.  Begitu indahnya perbedaan itu.
BHINEKA TUNGGAL IKA

Rabu, 03 Juni 2015

KERASNYA KEHIDUPAN



KERASNYA KEHIDUPAN
Penderitaan dari kehidupan yang semakin hari semakin rumit bagai benang yang di gulung tanpa aturan. Bangkit, itulah yang harus di lakukan sekarang. Bangkit dari kerumitan dan penderitaan hidup.  Pernah berpikir untuk lari, namun semuanya akan kembali pada kerumitan yang akhirnya berakhir dengan penderitaan. Semua orang di dunia ini pasti pernah mengalami hal semacam itu. Mulai dari hal-hal sepele seperti tidak bahagianya seseorang yang terkadang malah menjadi  rumit dan menderita.
Kerumitan dan penderitaan yang bisa membuat seseorang untuk berniat nekat sampai bunuh diri. Hidup ini memang rumit. Kita tidak bisa meramalkan hidup kita kelak. Yang semula semua terencana, karena kerumitan hidup membuat penderitaan yang tak ada ujung. Begitu rumitnya hidup, membuat kita bertahan pada keadaan. Keadaan yang membuat kita semakin terpuruk. ”Bertahan Dari Kerumitan dan Penderitaan Adalah Revolusi” ungkapan kalimat yang tidak akan mengubah keadaan. Untuk kalangan masyarakat atas mungkin ungkapan tersebut dapat mengubah keadaan. Karena bagi mereka bertahan tidak akan menambah kerumitan dan penderitaan hidup mereka yang sudah terjamin hidupnya. Sedangkan untuk masyarakat menengah ke bawah. Jika mereka bertahan hanya akan menambah kerumitan dan penderitaan hidup yang semakin sulit.
Hidup itu seperti di perkosa. Mau tak mau kita harus terpaksa untuk menjalaninya. Hidup terus berjalan, berjalan ke depan bukan berjalan di tempat maupun berjalan mundur. Jangankan berharap kebahagian hidup seperti yang dimimpikan, kebahagian mempunyai rumah, anak-anaknya bisa bersekolah, memakai pakaian bagus, dll. Mereka untuk makan pun harus melakukan penderitaan terlebih dahulu bagi orang-orang yang berada di luar sana. Mereka harus banting tulang dan kepanasan untuk mencari selembar rupiah. Selembar rupiah untuk mengisi perut mereka. Setelah itu di rumah masih ada perut-perut yang harus di isi. Anak istri sudah menunggu di rumah untuk sesuap nasi. Sedangkan harga-harga sembako mulai melambung tinggi yang tak seimbang dengan penghasilan.

Senin, 01 Juni 2015

KEBEBASAN MAHASISWA



KEBEBASAN MAHASISWA
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bebas adalah lepas sama sekali (tidak terhalang, terganggu, dan sebagainya, sehingga dapat bergerak, berbicara, berbuat dengan leluasa, lepas dari (kewajiban, tuntutan, perasaan takut, dsb). Kebebasan sendiri merupakan hak untuk memilih apa yang di kehendakinya tanpa paksaan atau dorongan dari orang lain. Temasuk kehidupan mahasiswa yang bebas. Kebanyakan dari mahasiswa melancong ke luar tempat kelahirannya untuk mencari kampus-kampus elit yang ada di kota besar. Dari situlah kehidupan bebas tanpa pengawasan mulai muncul.
Kehidupan bebas sebagai mahasiswa menawarkan kesempatan untuk mempelajari informasi dan keterampilan baru, bertemu orang-orang hebat dan menemukan minat baru. Sehingga akan memunculkan ideology dan pemikiran-pemikiran yang berbeda pula. Kebebasan ini yang sering di salah artikan oleh mahasiswa. Kehidupan mahasiswa tidak akan pernah habisnya untuk di bahas. Mereka yang sudah tidak remaja lagi, pasti dapat mengurus hidup mereka sendiri. Kehidupan bebas mahasiswa ini yang sering lupa dan melenceng dari tujuannya belajar dan sebagai pengubah tatanan sosial. Tanpa disadari sikap gengsilah yang membuat mereka lupa akan perannya sebagai mahasiswa.
 Kehidupan mahasiswa sekarang yang gaya hidupnya kelas menengah ke atas yang dicirikan dengan kemampuan mengonsumsi produk dan gaya hidup modern (glamor). Suka bermain sosial media, nongkrong di cafĂ©, dll. Bahkan sampai bebas tidur dengan siapa saja hingga terjerumus ke hal-hal negatif seperti seks bebas. Sampai-sampai memakai narkoba. Contoh tentang Delapan mahasiswa Universitas Pancasila (UP) dikeluarkan karena terlibat narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba) pada awal April 2014 kemarin. Semua ini lepas dari pengawasan orang tua yang jauh dari tempat mereka menuntut ilmu.
Mahasiswa sering kali digambarkan sibuk mengejar urusan cinta dengan gaya hidup yang menonjolkan tampilan fisik. Berangkat kuliah dengan penampilan yang menonjol agar dilihat keren oleh teman-temannya. Sering bolos pada jam-jam kuliah, mendengar semua yang keluar dari dosen setelah itu pulang ke kos lupa. Sibuk dengan pacaran. Tentu mahasiswa seperti apa yang dapat di banggakan jika dunianya seperti itu. Kebanyakan dari mereka akademiknya kurang. Apakah seperti ini calon penerus bangsa kita? Tidak malukah pada orang tua yang semula dari rumah niat untuk belajar namun sampai tujuan beralih sibuk bergaya?

Minggu, 24 Mei 2015

Mahasiswa Hits



Mahasiswa hits ?
Mahasiswa banyak mementingkan fashion dibandingkan dengan tugasnya sebagai mahasiswa yang semestinya belajar. Terbukti saat mereka akan memulai perkuliahan, mereka masih suka menyepelekan mata kuliah yang mereka tidak sukai. Bukanya terus belajar agar mereka bisa menguasai mata kuliah yang mereka tidak sukai, tetapi kebanyakan mahasiswa jaman sekarang lebih mementingkan penampilan ’fashion’ dari pada belajar.
Pantaskah mereka ini di sebut sebagai tri fungsi yang salah satunya sebagai agen of change yang artinya agen perubahan untuk Negara. Di kalangan mahasiswa sendiri fashion adalah kebutuhan pokok atau nomor satu yang harus di perhatikan dan sangat diperlukan. Mereka berpenampilan bagai bak model atau artis. Hanya sebagian kecil mahasiswa yang berpenampilan biasa saat kuliah. Kuliah sering di jadikan sebagai status beralihnya siswa menjadi mahasiswa.
Sedangkan belajar adalah hal nomor terakhir yang di kerjakan oleh mahasiswa. Tidak perlu bukti atau menyebut siapa orang-orangnya. Amati saja bagaimana mahasiswa berpenampilan. Mereka mengikuti mode pakaian yang terus berkembang atau anak muda sekarang menyebutnya dengan ’fashionable’.
Penampilan ke kampus dijadikan suatu hal yang membandingkan mereka dengan teman yang lain, dalam artian bahwa lewat penampilan mereka dapat melihat status sosial atau status ekonomi dari masing-masing orang, misalnya gaul tidaknya seseorang itu atau besar kecilnya penghasilan orang tua mereka.
Yang baru-baru ini sering muncul di kalangan mahasiswa dengan menyebutnya ’Mahasiswa Hits’. Mahasiswa Hits adalah mahasiswa yang berpenampilan ’fashionable’, ’style cool’ dan menjadi ’tren center’ di lingkungan kampus tersebut maupun di luar kampus.
Tidak sedikit mahasiswa yang lebih mengesampingkan masalah belajarnya dan lebih berpacu pada gaya hidup modern. Waktu belajar mahasiswa banyak tersetia dengan sibuk berpenampilan, jalan –jalan, main game, kumpul – kumpul, nongkrong dsb. Dan yang paling mainstream mereka asyik foto-foto dengan gaya pakaiannya, Yang kemudian di unggah ke dunia maya agar mereka di sebut mahasiswa hits.
Gaya hidup dan eksistensi

Kamis, 16 April 2015

PAMEKASAN KOTA API



Catatan Perjalanan !

PAMEKASAN KOTA API

Masih dengan perjalanan beberapa waktu yang lalu, selanjutnya setelah puas menikmati sumenep yang syahdu. Kami melanjutkan ke tempat lain yaitu pamekasan. Pamekasan, kota kecil yang berada di pulau Madura. Kota ini terlihat sekilas kota yang tidak menarik. Namun setelah berkunjung kesana beberapa waktu yang lalu. Aku melihat keunikan tersendiri dari kota ini. Kota yang ramai akan anak muda mudi nya ini memiliki hal unik. Salah satu nya berada pada Dusun Dangkah Desa Larangan Tokol Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan. Sekitar 7 km arah selatan dari alun-alun kota. Hal unik tersebut adalah api yang tak kunjung padam atau orang-orang menyebutnya dengan api abadi atau api alam. Mengapa api disebut api abadi?
Masyarakat lokal mengaitkan keberadaan objek tersebut dengan cerita legenda Ki Moko, seorang sakti dan ternama di Madura. Pada awalnya, seorang pemuda bernama Hadagi memelajarai agama Islam dan menyebarkannya di desa tersebut. Karena kepandaiannya, ia memeroleh julukan Ki Moko dari warga sekitar. Suatu ketika Ki Moko ingin mempersunting seorang putri Palembang dengan mas kawin berupa mata ikan yang ia dapatkan di sungai timur. Ikan itu sejenis lele yang dikatakan warga Madura juko ketteng. Peristiwa ajaib terjadi saat mata ikan tersebut berubah menjadi mutiara. Kemudian pesta pernikahan pun dilangsungkan tepat di bawah pohon Palembang. Karena keadaan yang gelap, Ki Moko menancapkan tongkatnya ke tanah dan peristiwa ajaib kembali terjadi. Seketika itu juga muncullah api dari bekas tancapan tongkat tadi dan titik api itulah yang hingga kini terus menyala.

Sumenep yang Syahdu



Catatan perjalanan !
SUMENEP yang SYAHDU
Happy wedding buat mas Firman dan istrinya. 04 April 2015, perjalanan jam 03.00 pagi menuju pulau Madura. Berangkat dari tempat kelahiran ku Kediri, aku menempuh 9 jam perjalanan menuju pulau Madura tepatnya di daerah sumenep. Setelah menghadiri pernikahan mas firman, anggota lpm spirit mahasiswa. Aku dan teman-teman lpm sm lainnya melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi beberapa tempat didaerah Madura.
Pertama kami mengunjungi pantai lombang yang berada diujung sumenep. Pemandangan yang indah dengan pasir putihnya serta cemara udangnya yang menawan membuat mata ini tidak mau berkedip untuk melihat nikmat Tuhan ini. Cemara ini hanya tumbuh di 2 tempat di dunia. Pertama Brazil dan tempat kedua ini di Madura tempat yang terkenal dengan karapan sapi nya, yang lebih tepat lagi cemara udang ini tumbuh di daerah Sumenep. Di sepanjang perjalanan kami disuguhkan dengan pemandangan hamparan sawah dan pohon cemara udang yang menawan. Di tempat ini masih jarang sekali rumah warga. Kalaupun ada jaraknya dari rumah ke rumah lain jauh.
Suasana yang tenang, air laut yang bergulung ombak kecil sangat cocok untuk berendam di pinggir pantai. Pemandangan yang amat jarang sekali kutemui sa’at aku berada dirumah. Kenikmatan mana yang tak kau syukuri. Kami bersantai di pinggir pantai dengan menikmati kelapa muda dan bermain gitar sambil bernyanyi.  Setelah selesai makan dan bersantai aku, teman lainnya berkeliling pantai dengan hamparan pasir putih yang lembut. Kami ditemani oleh mas irul mantan anggota lpm universitas Madura, Pamekasan. Mas irul mengajak kami berkeliling pantai. Kebetulan waktu itu ada pertunjukan kontes sapi sonok.
Sapi sonok adalah dua sapi betina yang dihiasi dan dipercantik sedemikian rupa untuk dilombakan. Sapi Sonok sendiri merupakan jenis karapan sapi juga, akan tetapi untuk sapi berjenis kelamin betina dan yang dilombakan adalah keindahan sapi saat berjalan dan berpakaian. Sapi ini berbeda dengan sapi-sapi lainnya. Pembeda sapi ini adalah dari warna dan kelincahan nya. Sapi sonok ini dapat juga di latih untuk menari.

Selasa, 17 Maret 2015

Good News is Bad News



Good News is Bad News

Bagaimana kriteria berita para jurnalis dalam menyampaikan berita? Apakah sudah Good news is good ways? atau masih cara primitif  Bad news is good news? istilah Bad news is good news mungkin tidak asing untuk di dengar. Apalagi didunia jurnalistik, sudah menjadi berita wajib bagi kuli tinta atau yang biasa disebut wartawan dalam menjadi berita. Demi mencari rupiah para kuli tinta ini rela mengangungkan istilah ini.

Masyarakat banyak di sajikan berita-berita negatif. Secara tidak langsung akan mempengaruhi mindset atau pola pikir masyarakat. Karena media massa terutama berita merupakan objek pandangan masyarakat pada pemikiran dan tingkah laku. Akibat dari Bad news is good news, kebrobokan negara yang tidak henti-hentinya akan terjadi. Karena pemberitaan negatif dari publik figur maupun penjabat seperti korupsi, skandal Kejaksaan Agung, heboh Blue energy Joko Suprapto.

Dari kasus-kasus diatas bisa menurunkan rasa nasionalisme bagi generasi muda, karena tidak adanya kepercayaan dari masyarakat dan generasi muda. Bahkan yang lebih parah lagi dari Bad news ini adalah pemberitaan kawin cerai dan perselingkuhan yang kerap terjadi pada publik figur seperti artis menjadi tren. Fenomena kawin cerai dan perselingkuhan ini menjadi hal biasa bagi kalangan masyarakat luas. Dan sudah terjadi didalam kehidupan masyarakat itu sendiri.

Selasa, 17 Februari 2015

Upacara



-          Pengarang       : Korrie Layun Rampan
-          Penerbit           : Pt. Gramedia Widisarana Indonesia
-          Keterangan      : -         Cetakan pertama tahun 2007
  -                Cetakan kedua tahun 2014

Novel ini menceritakan tentang si ”aku” sebagai orang dayak. Novel ini juga bercerita tentang adat dan upacara-upacara yang dilakukan orang dayak. Missal saja tokoh ”aku” sedang sakit. Maka dilakukan lah upacara yang di sebut Anan  La Lumut yaitu upacara perjalanan ke surge. Upacara ini sendiri di lakukan dengan berbagai ritual yang di dampingii oleh seorang dukun orang dayak.sedabgkan upacara kematian biasa di sebut dengan kewangkey. Nalun talun adlah upacara pesta tahunsn, yaitu upacara persembahan kepada para dewata.
Buku ini juga menguak fenomena yang terjadi di masyarakat. Dengan adanya penelitian yang dilakukan oleh orang asing yang bernama tuan smith. Saat itu dia mengajarkan sebuah agama keprcayaan nya. Namun masyarakat suku dayak menolak dengan keras agama tersebut. Danbanyak sekali pekerja penebang pohon yang sudah di kontrak menikahi para gadis desa tersebut. Namun setelah masa kontrak kerja di tempat tersebut habis maka pula para pekerja juga meninggalkan wanita-wanita dayak yang telah di nikahi nya.

Jalan Tak Ada Ujung

-          Pengarang       : Mochtar Lubis
-          Penerbit           : yayasan obor Indonesia
-          Keterangan      :            - Cetakan pertama tahun 1952
- Cetakan ketiga sampai dengan kedelapan di terbitkan oleh Pt. Dunia Pustaka Jaya
- Cetakan ke- 1 : yayasan obor Indonesia April 1992
- Cetakan ke- 4 : januari 2001

Novel ini menceritakan tentang guru isa, hazil, Fatimah dan para pemuda dalam berjuang melawan penjajah yang ingin kembali menguasi Indonesia setelah kemerdekaan. Guru isa adalah seorang guru yang mengajar di sebuah sekolah di Tanah Abang. Dia mempunyai seorang istri bernama Fatimah. Namun keharmonisan mereka terasa hambar setelah guru isa mempunyai penyakit impotensi. Fatimah tidak pernah lagi merasakan kasih saying dari seorang suai secara batin. Ekonomi nya pun juga buruk karena penghasilan guru isa tidak menentu sampai suatu ketika dia harus  terdesak mencuri buku di sekolah tempat ia mengajar.
Guru isa mempunyai karakter berjiwa seni, dia juga sangat lembut dan tidak menyukai kekerasan serta penakut dan cinta damai. Berbeda dengan hazil, sahabat guru isa yang kebetulan mempunyai hobby yang sama yaitu memainkan alat music biola. Hazil lebih berwatak dinamis serta pemberani dan pandai bergaul. Namun di dalam ketakutan  nya dalam menghadapi belanda, ia sering membantu hazil dalam berperang.

Jual Beli Pendidikan



JUAL BELI PENDIDIKAN
Jual beli umum nya dilakukan di pasar maupun di tempat-tempat penjualan pada umum nya seperti toko. Namun tidak untuk Negara yang kaya akan sumber daya alam nya ini, kaya akan pulau-pulau nya. Di sini malah pendidikan lah yang di jual beli kan. Padahal pendidikan itu adalah di mana proses calon-calon penerus bangsa untuk meningkatkan kualitas sehingga mereka mampu untuk menghadapi persaingan global dunia. Pendidikan juga merupakan awal di mana mengembangkan diri, mental, pola pikir, serta kualitas diri seseorang.
Fakta nya banyak pendidikan di jadikan peluang bisnis bagi pemerintah maupun instansi-instansi pendidikan seperti sekolah. Masih banyak generasi muda yang tidak mendapatkan pendidikan yang layak. Padahal pemerintah menerapkan sistem wajib belajar 12 tahun.  Namun demikian pendidikan di Indonesia masih belum merata. Berbagai alasan banyak generasi muda putus sekolah dan turun ke jalan-jalan maupun seperti anak-anak pedalaman yang masih kurang mendapatkan bantuan pendidikan.
Entah siapa yang di salahkan dalam dunia pendidikan ini. Pemerintah atau instansi-intansi pendidikan yang bersangkutan dalam pendidikan. Pemerintah sudah mengeluarkan anggaran dana APBN setiap tahun nya sekurang-kurang nya 20 %dari APBN dan APBD guna memenuhi anggaran pendidikan agar merata. Pemerintah juga mengeluarkan dana BOS dan beasiswa-beasiswa lain nya. Realitas mengatakan banyak anak yang tidak mendapatkan pendidikan. Terutama di wilayah Indonesia bagian pelosok daerah terpencil seperti papua dan masih banyak lagi daerah yang belum merasakan dana anggaran dari pemerintah.

Dunia Peradilan


“Gajah di pelupuk mata tidak terlihat, semut di seberang lautan terlihat.”
Kesalahan diri sendiri tidak terlihat, tetapi kesalahan orang lain terlihat jelas. Seperti itulah realita dari penegakan hukum di Indonesia. Banyak  kasus-kasus besar yang tidak tertangani, tapi kasus-kasus kecil dijerat dengan hukuman berat dan bahkan tidak sepantasnya.
Penyimpangan dan ketidakadilan yang terjadi, dapat dikatakan sangat merugikan  bagi proses penegakan hukum kita sekarang ini, oleh karena penyimpangan dan ketidakadilan tersebut telah mengakibatkan kehancuran pada sistem hukum dan menurunkan kepercayaan masyarakat pada hukum. Contohnya, kasus-kasus korupsi, suap, dan pemerasan di dalam lembaga peradilan, dan sebagainya.
Aparat hukum banyak disuap oleh penguasa dan orang-orang berduit. Kasus suap-menyuap ini bukan hal baru bagi masyarakat. Bahkan dijadikan adat oleh kalangan penguasa berduit. Modus penyuapan kepada aparat hukum cukup beragam. Para pelaku penyuap bukan hanya memberikan uang. Hal ini di ungkapkan oleh ketua divisi polhukum kontras, Erwin pratogi, di kantor tempo, jl. Proklamasi, Jakarta.
Erwin mengatakan ada 10 modus penyuapan aparat penegak hukum. Pertama setoran/gaji buta setiap bulan nya. Menanggung biaya kunjungan dinas, fasilitas transportasi gratis. Pemberian fasilitas pribadi berupa ponsel, pulsa, kartu kredit, dan kendaraan bermotor, asuransi kesehatan/jiwa dan lain sebagainya. Pemberian fasilitas kerja. ,membiayai proses penyidikan termasuk success free penanganan kasus. Menanggung biaya entertainmenet, seperti mentraktir ke tempat makan, karaoke, pub, golf, dan penginapan. Pemberian hadiah/sovenir berupa penaikan pangkat/jabatan tertentu.

Rabu, 26 November 2014

INDONESIA DAN DEMOKRASI NYA



 Kata “demokrasi” berasal dari dua kata, yaitu “demos” yang berarti rakyat, dan “kratos” atau “cratein” yang berarti pemerintahan, sehingga dapat diartikan sebagai pemerintahan rakyat, atau yang lebih kita kenal sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Demokrasi memberikan kesempatan seluas-luas nya pada rakyat untuk memilih kebebasan nya dalam menentukan pemerintahan yang adil dan makmur. Demokrasi ada sejak peradaban yunani kuno.
Demokrasi suatu sistem yang di agung-agungkan dan di anggap suatu sistem yang ideal salah satu nya adalah Indonesia. Indonesia merupakan penganut aliran ini, namun apakah demokrasi di Indonesia sudah terlaksana dan tertata sesuai asas demokrasi? Indonesia mempunyai segudang masalah yang rumit. Kita bisa lihat dari adanya bermunculan parpol, kebebasan mendirikan parpol memang telah di buka lebar. Tapi apa yang terjadi, banyak parpol yang mengatasnamakan rakyat dan kepentingan rakyat namun yang terjadi justru berebut kekuasaan dan menciptakan korupsi secara besar-besaran oleh kaum elite. Sehingga membuat kemiskinan masal.
Misal saja demokrasi dan pemilunya. Mungkin pemilu telah usai kemarin yang  dilaksanakan pada tanggal 9 juli 2014. Dua kandidat ini saling berebut hati masyarakat dengan pencitraan nya. . Proses penghitungan pun dilakukan dengan dua cara, yaitu quick qount dan hitung manual. Namun sayang salah satu kandidat yang akan memimpin bangsa ini tidak terima dengan salah satu kandidat lain yang mendapat suara terbanyak yaitu jokowi-jk. Prabowo-hatta menganggap KPU melakukan kecurangan. Persoalan ini sampai pada ranah hukum.

Jumat, 07 November 2014

PERJALANAN SEMALAM.

Perjalanan ini di mulai dari kegiatan ukm lpm Spirit Mahasiswa di kampusku. Awalnya aku berfikir perjalanan ini penuh dengan kesenangan. Setelah aku tiba di secret kampus, aku beserta 3 orang temanku Rinda, Adam dan Saiful di beri pengarahan dari kakak SM. Setelah pengarahan itu ternyata jalan-jalannya berbeda dengan apa yang aku harap kan. Kami di berikan sebuah tantangan untuk mengujungi tempat di Surabaya. Aku menyukai sebuah tantangan dan bagiku tantangan yang di berikan itu sangatlah mudah, karena aku sudah terbiasa melakukan tantangan itu waktu masih duduk di bangku SMA.